Selasa, 30 Desember 2014

Hanya Sebuah Sarana Kesedihan :'(

Gak tau harus nulis dimana lagi...
setidaknya blog ini jarang ada yang tahu, sehingga lebih bebas untuk bercerita :')

hari ini gue bete banget, gk tau apa gue yang lagi sensi apa gimana tapi gue bete banget
entah sejak kapan gue mulai merasa gak dianggap lagi sama temen-temen gue, gue rasa diri gue udah mulai hilang dari ingatan mereka, bukannya iri tapiii gue cuma pingin sekali aja diinget sama mereka untuk senang bareng, gue jadi mulai ngerasa gue hanya diingat ketika meraka butuh gue, mungkin gue kekanakan mikir kayak gini, tapii ini perasaan gue saat ini.

karena semua terlihat semenjak mereka dengan tenangnya mengajak orang lain pergi senang2 di depan gue tanpa ngajak gue, sekalinya gue diajak mereka gk mikirin akomodasi gue sedangkan untuk yang lain mereka sangat pikirkan, disaat mereka tau gue pingin dan gue gak bisa, mereka dengan santainya sangat bergembira dalam merencanakan acara mereka, klo boleh saran, bisa kali kalian personal aja gk usah di depan gue.

gue kangen masa-masa sekolah gue, entah kenapa semakin kesini semakin gue gak bisa nemuin kenyamanan untuk gue sendiri.
gue kangen masa-masa sekolah itu yang gue selalu punya mereka-mereka yang mengerti gue atau setidaknya menghargai perasaan gue, yang dengan mudahnya kita blak-blakan bilang gk suka sama sifat masing-masing tapi dengan menghargai satu sama lain. gue kangen masa-masa ketika ada masa saling menghargai seseorang, kangen walaupun punya rencana masih mikirin perasaan yang lain, dimasa itu gue belajar arti persahabatan, dimasa itu gue belajar untuk menjaga perasaan seseorang, dimasa itu gue belajar mengerti seseorang, tapi dimasa ini gue gak bisa apa-apa, gue hanya bisa melihat dan mendengar, hanya bisa memendam anpa mengucap, hanya bisa menitikan air mata tanpa bisa menghapusnya, hany bisa membatin tanpa bisa mengobatinya...haaahh

Hal yang salah sepertinya untuk mencoba sesuatu tanpa ada persiapan, yaa inilah aku sekarang, rapuh, sensi, melankolis, haaahhh, aku kangen diriku yang dulu, entah sudah berapa lapisan topeng yang kubuat untuk menyesuaikan hidupku dengan mereka, entah kapan bisa ku lepas semua topeng ini, entah kapan aku bisa menunjukkan diriku yang asli, yaa mungkin bukan inilah hidupku, yaaa mungkin inilah kekuranganku.

entah sejak kapan aku mulai merasa aku tak memiliki kelebihan apapun selain menjadi adik bagi semua orang, entah sajak kapan aku mulai pesimis menjadi seorang wanita, aku rasa aku memang bukan seseorang yang pantas untuk diingat walau seberapa keraspun aku mencoba, ahh begitu lemah diriku yang sekarang.

hahahahahahaha. tulisan ini hanyalah sebuah sarana untuk ku lepaskan rasa sedihku, maaf apabila ada yang tersinggung, marah, sebal ataupun apapun yang tidak mengenakan, sekali lagi maafkan ya :'(

Tidak ada komentar:

Posting Komentar